7 Cara Memelihara Kura Kura bagi Pemula

cara memelihara kura kura

Bagi pemula, aktivitas memelihara kura kura terasa menyenangkan sekaligus membingungkan. Hal ini karena belum adanya pengalaman memelihara kura-kura yang baik dan benar agar hidup dengan sehat. Oleh karena itu, berikut cara memelihara kura kura yang dapat dilakukan bagi para pemula:

1. Buat Tempat Tinggal yang Tepat

Cara memelihara kura kura yang pertama adalah menyiapkan tempat tinggal yang cocok sesuai habitatnya. Tempatkan kura-kura muda dalam tempat yang nyaman dan cukup luas agar leluasa bergerak. Akuarium dapat menjadi pilihan  tempat yang tepat dengan ukuran volume 150 liter untuk kura-kura muda dengan panjang 10 sentimeter. Tinggi akuarium hendaknya 4 kali panjang tubuh kura-kura dan memiliki penutup sehingga tidak bisa memanjat keluar.

Dalam satu akuarium sebaiknya diisi 2-4 ekor sesuai ukurannya agar kura kura memiliki teman dan dapat menghindari stres. Akuarium juga bisa ditambahkan tanaman air yang aman bagi kura-kura agar terlihat lebih menarik. Selain sebagai dekorasi, tanaman air berfungsi untuk menyerap kotoran, pemantau kebersihan air, menjaga kestabilan oksigen, tempat bermain dan bersembunyi.

2. Tutup Akuarium bagian Bawah

Bagian bawah akuarium ditutup dengan campuran potongan kayu, gambut, pasir, dan tanah dengan perbandingan yang tepat. Masukkan campuran tersebut ke dalam akuarium dengan ketebalan 5 sampai  sentimeter. Letakkan juga batu sungai berukuran besar di bagian dasar akuarium.

3. Siapkan Area Berjemur

Berjemur di bawah sinar matahari bagi sebagian reptil wajib dilakukan, termasuk kura kura. Bagi kura kura, berjemur bermanfaat untuk menghangatkan tubuh, membantu pertumbuhan tempurung, dan mencegah penyakit. Aktivitas berjemur di pagi hari hanya cukup dilakukan 15 sampai 20 menit saja.

Mengingat begitu pentingnya aktivitas berjemur, sebaiknya akuarium dibuat area yang memudahkan kura-kura untuk melakukannya. Buat daratan yang berukuran lebih tinggi pada salah satu sisi akuarium dari campuran pasir, tanah atau gambut, dan potongan kayu. Tumpuk batu-batu sungai yang luas dan permukaan halus pada area berjemur tersebut sebagai tempat kura-kura menikmati aktivitas berjemur.

4. Pasang Lampu yang Hangat

Apabila kura kura tidak memungkinkan untuk berjemur langsung dibawah matahari, ada alternatif mudah dengan menggunakan lampu UV khusus untuk reptil.  Pertahankan suhu area berjemur dalam akuarium berada pada kisaran 29 sampai 32 derajat Celsius. Lampu tidak boleh nyala terlalu lama yang mengakibatkan suhu di dalam akuarium tinggi. Jarak antara lampu dengan kura kura juga harus diatur dengan baik, jangan terlalu dekat karena dapat menyebabkan luka bakar bagi kura-kura.

5. Pasang Penyaring Akuarium agar Air Bersih

Sebelum air ditambahkan dalam akuarium, pasang alat penyaring air agar air terjaga kebersihannya. Dengan filter air, kura kura di dalam akuarium tidak mudah terkena sakit yang disebabkan air kotor dan keruh. Pilih filter sesuai budget, kemampuan dalam merawat, dan kebutuhan isi di dalam akuarium.

6. Isi Akuarium dengan Air Bersih

Air yang masuk ke dalam akuarium harus bersih yang digunakan sebagai media kura-kura berenang. Disarankan untuk menggunakan air segar alami dari sumur, sungai atau mata air. Air keran sebaiknya dihindari karena mengandung klorin dan fluride yang dapat membahayakan kura-kura.

Apabila sulit mendapatkan air segar alami, air keran sebaiknya didiamkan selama 24 jam untuk mengurangi kadar klorin. Penurunan kadar klorin juga bisa dilakukan dengan menggunakan bahan aditif yang dapat dibeli di toko perlengkapan hewan peliharaan. Agar air selalu bersih, ganti air di dalam akuarium setiap 3 hari sekali

7. Berikan Makanan yang Cocok

Hal yang paling penting cara memelihara kura-kura agar terjaga kesehatannya adalah dengan memberikan makanan yang cocok dan baik sesuai dengan jenisnya. Makanan dari toko biasanya sudah mengandung gizi lengkap yang dibutuhkan kura-kura. Agar tidak bosan, sesekali berikan makanan berupa cacing sutera atau daging ikan cincang.

Nah, cara memelihara kura kura di atas wajib dijalankan bagi siapa saja agar kura-kura dapat hidup sampai berpuluh-puluh tahun. Ajak semua anggota keluarga untuk ikut merawatnya agar aktivitas memelihara kura-kura terasa lebih menyenangkan.