5 cara‌ ‌Beternak‌ ‌Hamster‌ Yang Baik Dan Benar Bagi Pemula

Bagi sebagian orang, hamster merupakan salah satu hewan yang mungil dan membuat hewan satu ini banyak dipeliharan. Hal tersebut dikarenakan hamster sendiri merupakan hewan yang lucu dan menggemaskan, selain itu perawatan hamster pun terbilang cukup mudah. Bahkan tidak jarang dari awalnya hanya sekedar memelihara, banyak yang beralih menjadi peternak hamster. Bagi yang ingin beternak hamster berikut ini adalah cara‌ ‌beternak‌ ‌hamster‌ yang baik dan benar:

1. Pemilihan Induk

Cara‌ ‌beternak‌ ‌hamster‌ yang baik dan benar yang harus dilakukan pertama kali adalah pemilihan induk hamster. Dalam pemilihan induk, utamakan memilih indukan yang bagus baik dari hamster betina maupun jantan. Ciri-ciri indukan betina hamster yang bagus adalah mempunyai nafsu makan yang tinggi serta berusia 4 atau 11 bulan. Sedangkan ciri-ciri indukan jantan yang bagus adalah mempunyai bokong yang besar dan berisi. Hamster jantan yang mempunyai bokong yang besar dan berisi menandakan mereka  mempunyai tingkat kesuburan yang tinggi.

2. Siapkan Kandang Yang Nyaman

Setelah mempunyai indukan hamster, maka cara selanjutnya dalam beternak hamster adalah menyiapkan kandang yang nyaman. Kandang yang nyaman tentu sangat diperlukan dan menjadi salah satu factor penting berhasil atau tidaknya dalam proses ternak hamster. Karena kandang yang nyaman akan mempermudah proses ternak itu sendiri.

Berilah mainan seperti roller koster agar hamster tidak jenuh atau stress. Selain itu, berilah pasir pada kandang untuk meminimasilir bau dari kotoran hamster. Selain membuat kandang nyaman, pastikan kandang dibersihkan secara rutin agar kenyamanan tetap terjaga, dan menghindari berbagai penyakit yang bisa menyerang hamster.

3. Berikan Pakan Yang Bergizi Secara Rutin

Saat beternak hamster, pastikan pakan yang diberikan merupakan pakan yang kaya akan gizi pada hamster. Karena dengan pemberian pakan yang bergizi tinggi, maka hamster pun akan tumbuh dengan baik dan sehat. Selain itu, berikan pula pakan yang mengandung protein dan ragi. Pasalnya pakan yang mengandung protein serta ragi sangat bagus sekali untuk hamster karena dapat membangkitkan gairah untuk melakukan perkawinan pada hamster itu sendiri. Berikan pakan tersebut secara rutin di waktu pagi dan sore hari agar proses ternak hamster bisa berjalan dengan lancar.

4. Masa Kawin Hamster

Selain ke tiga cara di atas, cara‌ ‌beternak‌ ‌hamster‌ yang selanjutnya adalah masa kawin hamster itu sendiri. Seperti halnya dengan hewan lainnya, hamster pun mempunyai masa perkawinan sendiri. Satu hamster jantan mampu membuahi beberapa hamster betina sekaligus. Namun meskipun demikian, alangkah baiknya jika kandang dari betina yang satu dan yang lainnya saat proses perkawinan dilakukan secara terpisah di tempat yang berbeda. Pemilik hamster bisa memindahkan hamster jantan setelah melakukan perkawinan dengan hamster betina yang satu ke tempat hamster betina yang lainnya.

5.Perawatan Pasca Kehamilan Induk Betina

Dan cara‌ ‌beternak‌ ‌hamster‌ yang baik dan benar yang terakhir adalah perawatan pasca kehamilan induk betina. Pada masa ini, pastikan pemilik hamster tidak telat dalam memberikan pakan yang bergizi serta minumnya. Setiap satu hamster betina akan melahirkan 7 sampai 9 anak hamster. Selain itu, pisahkan juga dari hamster jantan agar hamster yang sedang hamil tidak mengalami stress. Yang paling penting adalah jauhkan hamster dari berbagai macam gangguan termasuk hewan pengganggu.

Itulah cara‌ ‌beternak‌ ‌hamster‌ yang baik dan benar yang bisa dilakukan para pemula. Dengan melakukan beberapa cara di atas, maka beternak hamster pun akan berhasil. Terlebih jika cara-cara di atas dilakukan sesuai dengan intruksi yang diberikan.